Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Bicara Sensus Ekonomi 2026: Data Penting untuk APBN

Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh warga Indonesia berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan pada Agustus 2026. Dalam pidatonya di Gedung Nusantara, DPR RI, Prabowo menyampaikan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggunakan 251.000 petugas sensus di seluruh desa di Indonesia untuk mengumpulkan data ekonomi. Ia menekankan pentingnya mengisi formulir sensus dengan jujur dan mengajak masyarakat lain untuk berpartisipasi.

Prabowo menjamin bahwa data dari Sensus Ekonomi tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi atau pencarian kekayaan. Data tersebut akan dimanfaatkan untuk perencanaan kebijakan dan penyusunan anggaran negara yang lebih tepat. Dalam Rancangan Undang-Undang APBN 2027, pemerintah menyatakan asumsi Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp27.987 triliun dengan pembiayaan Rp671,2 triliun dan defisit APBN sebesar 2,4% dari PDB.

Menurut Prabowo, jika PDB yang tercatat lebih besar dari perkiraan, maka defisit APBN yang dihasilkan akan semakin kecil. Partisipasi masyarakat dalam sensus ekonomi diharapkan dapat memberikan data akurat yang mendukung pengambilan keputusan fiskal dan kebijakan ekonomi yang lebih efisien di masa mendatang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait