Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Cerita Kisah Risky, Anak Penjual Ikan yang Kembali Sekolah

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR pada 14 Agustus 2026 menekankan pentingnya program Sekolah Rakyat untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Sekolah ini adalah sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga paling tidak berdaya, menyediakan asrama, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan aman. Hingga saat ini, pemerabinet telah membuka 93 Sekolah Rakyat permanen dan 89 sekolah rintisan, sehingga total mencapai 182 sekolah.

Salah satu kisah yang diangkat adalah Muhammad Risky Pratama, siswa berusia 12 tahun dari Medan. Sebelum masuk Sekolah Rakyat, Risky harus bersepeda puluhan kilometer sambil membawa sekitar 30 kilogram ikan untuk dijual, dan sempat putus sekolah dengan kemampuan membaca dan menghitung yang belum lancar. Kini, ia kembali bersekolah di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 2 Medan dan mendapat kesempatan untuk menata cita-citanya.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak boleh membuat anak kehilangan hak pendidikan, sesuai Pasal 34 UUD yang mewajibkan intervensi negara. Ia menyatakan bahwa investasi terbaik adalah mengembalikan masa depan seorang anak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait