Sekolah Rakyat Disebut Strategi Putus Rantai Kemiskinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membangun Sekolah Rakyat untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini menyediakan fasilitas pendidikan berasrama, tempat tinggal layak, makanan bergizi, serta akses teknologi guna memastikan anak kurang mampu tidak mewarisi kondisi ekonomi orang tua mereka, sesuai amanat Pasal 34 UUD 1945.
Saat ini, terdapat 93 Sekolah Rakyat permanen yang beroperasi dengan target perluasan menjadi 182 sekolah agar setiap kabupaten memiliki minimal satu unit. Keberhasilan program ini terbukti melalui prestasi siswa, seperti kemenangan tujuh pelajar di Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 dan terpilihnya siswa menjadi anggota Paskibraka nasional, yang menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang prestasi jika didukung fasilitas negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.28
182 Sekolah Rakyat Beroperasi, Prabowo Bicara Masa Depan Anak
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.42
Prabowo Cerita Kisah Risky, Anak Penjual Ikan yang Kembali Sekolah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.39
Prabowo Beberkan Jurus Putus Rantai Kemiskinan RI: 182 Sekolah Rakyat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.17
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
Berita terkait
Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan
kumparan · 29 September 2026 pukul 21.28
Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 20.50
Mensos Lapor Presiden: Siswa Sekolah Rakyat Capai 44 Ribu Orang
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 08.15
Wamensos Minta Pemkab Buol Tuntaskan Kesiapan Lahan Sekolah Rakyat
Detik.com · 22 September 2026 pukul 11.50