Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo dan Jalan Kebangkitan Indonesia

Dalam pidato kenegaraan Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto menekankan strategi kedaulatan produktif untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah tantangan geopolitik dan krisis pangan global. Langkah strategis ini terlihat dari deregulasi 145 aturan pupuk yang memangkas harganya hingga 20 persen, swasembada komoditas pangan, serta pencapaian Cadangan Beras Pemerintah sebesar 5,25 juta ton dari produksi dalam negeri. Di sektor industri, pemerintah mempercepat implementasi program B50 dan hilirisasi berbagai komoditas mineral bernilai tambah melalui optimalisasi BUMN serta Danantara.

Kinerja perekonomian menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 5,45 persen pada semester I-2026 dan realisasi investasi melampaui Rp1.010 triliun yang menyerap 1,4 juta tenaga kerja. Tingkat kemiskinan per Maret 2026 turun menjadi 8,07 persen, sementara angka pengangguran terbuka berada pada level 4,65 persen. Kendati demikian, pemerintah masih menghadapi tantangan kemiskinan perdesaan sebesar 10,67 persen dan rasio gini 0,368, sehingga reformasi birokrasi yang disiplin menjadi kunci utama untuk menerjemahkan pertumbuhan ekonomi menjadi kesejahteraan nyata.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait