Ekonomi RI Menunjukkan Daya Tahan di Tengah Tekanan Global dan Regional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perekonomian Indonesia menunjukkan daya tahan di tengah tekanan global dengan mencatat pertumbuhan sebesar 5,61% pada kuartal I-2026 dan 5,45% pada semester I-2026. Ketahanan ini ditopang oleh keberhasilan swasembada berbagai komoditas pangan pokok, seperti beras, jagung, cabai, gula, dan daging ayam. Cadangan Beras Pemerintah bahkan mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah pengelolaan pangan nasional dengan menembus angka lebih dari 5 juta ton guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Dari sisi permodalan, realisasi investasi pada semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun serta menyerap sekitar 1,45 juta tenaga kerja langsung. Porsi investasi di luar Pulau Jawa tercatat mencapai Rp 507,8 triliun (50,2%), sedikit melampaui investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 502,8 triliun (49,8%). Capaian ini menunjukkan adanya pemerataan pembangunan ekonomi ke berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, investasi sektor hilirisasi telah menyerap Rp 300,1 triliun atau hampir 30% dari total investasi nasional. Transformasi hilirisasi diarahkan menuju industrialisasi menyeluruh, mulai dari pengolahan mineral, implementasi energi biodiesel B50, hingga penguatan manufaktur untuk menciptakan kemandirian ekonomi serta lapangan kerja yang lebih berkualitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.03
Prabowo dan Jalan Kebangkitan Indonesia
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Menperin: Hilirisasi Harus Buka Lapangan Kerja dan Perkuat Industri
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.45
Rosan: Target Investasi RI Capai Rp 2.322 Triliun pada 2027
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 20.03
Menperin: Industri Manufaktur Sumbang 18% PDB, Bantah RI Deindustrialisasi
Berita terkait
Target Pertumbuhan RI 2027 6%, Airlangga: Ini PR-nya Menteri Investasi
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 18.52
Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.12
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Ini Penopangnya
Detik.com · 10 September 2026 pukul 08.30
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Lampaui Kepri dan Nasional
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.01