Prabowo: Jangan Percaya yang Ada di Sosmed, Antek Asing Bisa Bayar Buzzer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meminta para santri Pondok Modern Darussalam Gontor tidak mudah percaya informasi di media sosial. Dalam acara syukuran 100 tahun pondok tersebut di Jawa Timur, Prabowo menyampaikan bahwa pihak asing dapat membayar buzzer untuk memengaruhi opini publik melalui platform digital. "Jangan percaya mereka-mereka yang saya katakan antek-antek asing, mereka punya uang bisa bayar buzzer, main di sosmed," katanya. Prabowo menekankan bahwa tujuan pengaruh negatif ini adalah untuk melemahkan semangat, keberanian, dan kepercayaan diri masyarakat Indonesia. Menurutnya, ada upaya sistematis untuk menjaga kemiskinan dan ketergantungan agar Indonesia tidak bisa mandiri. "Mereka ingin kita lemah, tetap miskin, dan jadi budak mereka selamanya," ujurnya. Prabowo pun mengajak generasi muda untuk mengambil alih dan melanjutkan perjuangan bangsa agar tetap merdeka dan tidak tergantung pada kekuatan asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 September 2026 pukul 12.10
Prabowo Gaungkan Free Palestine di Momen 100 Tahun Ponpes Gontor
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 09.33
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Peringatan 100 Tahun Gontor Hari Ini
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 22.32
Bicara Perang, Prabowo: Kini Tak Perlu Kirim Pasukan, Rusak dengan Sosmed
Berita terkait
Prabowo Sebut Ada Profesor Bela Asing: Jangan Mau Dicuci Otak oleh Mereka
kumparan · 19 September 2026 pukul 13.12
10 Penggiat Medsos Ditindak Polda Metro Jaya, Diduga Sebar Hoaks hingga Provokatif
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 20.15
Polisi Usut Sindikat Buzzer Penyebar Konten Hoaks, 8 Orang Ditangkap
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 05.55
Prabowo: Jangan Percaya Antek-antek Asing, Mereka Bayar Buzzer
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 13.21