Prabowo Kembali Ungkap Rencana Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana memberikan Bintang Tanda Kehormatan negara kepada pimpinan Danantara sebagai apresiasi atas transformasi dan peningkatan kinerja BUMN. Pernyataan ini disampaikan saat meresmikan Program PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali. Presiden menyoroti bahwa dalam kurang dari duh tahun, penghasilan BUMN di bawah koordinasi Danantara naik ratusan persen, bahkan beberapa perusahaan yang selama puluhan tahun rugi kini mulai mencatat keuntungan. Prestasi ini, menurut Prabowo, tidak lepas dari kepemimpinan kuat dan rasa cinta tanah air pimpinan Danantara.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. Prof. Dr. Marihot Manullang dari Universitas Lancang Kuning menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden, menilai apresiasi ini sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan capaian nyata. Menurutnya, pengelolaan aset negara harus dilakukan secara transparan dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Presiden berharap tren positif ini dapat berlanjut untuk memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan nasional dan memperkuat fundamental ekonomi Indonesia di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 09.02
Kinerja BUMN Meningkat, Prabowo Kembali Ungkap Rencana Pemberian Bintang untuk Pimpinan Danantara
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 06.15
Prabowo Puji Danantara, BUMN yang Puluhan Tahun Rugi Disebut Mulai Cetak Untung
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 20.15
Prabowo Nilai Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Kehormatan
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.20
Presiden Prabowo: Dalam 2 Tahun, Penghasilan BUMN Naik Ratusan Persen Padahal Puluhan Tahun Merugi
Berita terkait
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.51
Presiden Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Terima Bintang Kehormatan
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.11
Reaksi KPK soal Usulan Prabowo Bentuk Pengadilan Adhoc BUMN
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.20
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 15.08