KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc BUMN yang Diusulkan Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto memberikan tanggapan positif terhadap wacana Presiden Prabowo Subianto yang ingin membentuk pengadilan ad hoc khusus BUMN. Setyo menilai rencana tersebut berpotensi membawa dampak baik bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Kendati demikian, KPK belum melakukan pembahasan mendalam secara internal karena wacana tersebut masih berupa pernyataan pemerintah dan menunggu kejelasan rencana aksi lebih lanjut.
Terkait data dan rincian BUMN yang bermasalah, KPK belum dapat membeberkan angkanya secara langsung karena perlu memeriksa seluruh dokumen penanganan kasus terlebih dahulu. Meskipun demikian, Setyo menegaskan bahwa KPK berkomitmen untuk menindaklanjuti dan memproses hukum setiap BUMN yang terbukti melakukan penyalahgunaan kewenangan, serta menginformasikannya secara terbuka kepada publik.
Wacana pembentukan pengadilan ad hoc ini sebelumnya dicetuskan oleh Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR setelah menemukan adanya 1.074 perusahaan di kelompok BUMN pascapembentukan Danantara, jauh melampaui estimasi awalnya sekitar 300 hingga 400 perusahaan. Prabowo menyoroti buruknya pengelolaan sejumlah BUMN dan mempertimbangkan langkah hukum untuk mengusut rekam jejak jajaran direksi hingga kurun waktu 30 tahun ke belakang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 10.10
KPK Tanggapi Rencana Prabowo Sikat Direksi BUMN Nakal 30 Tahun Terakhir
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 16.20
Reaksi KPK soal Usulan Prabowo Bentuk Pengadilan Adhoc BUMN
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 06.55
KPK Respons Wacana Pengadilan Ad Hoc Usut Korupsi BUMN
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.52
KPK Sambut Baik Usulan Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah
Berita terkait
'BUMN Ini Kadang Seenaknya' Prabowo Siap Usut Direksi Nakal 30 Tahun Terakhir
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.36
Prabowo Beberkan BUMN Untung, Ada Pertamina hingga Pegadaian
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.40
Soal BUMN, Presiden Prabowo Bikin Kaget Asing
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.46
Banyak BUMN Rugi Jadi Untung, Prabowo Targetkan Dividen Danantara Rp 200 T
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.52