Prabowo Pertimbangkan Rekrutmen Guru Dikembalikan ke Pusat, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan mengembalikan kewenangan rekrutmen dan pengangkatan guru ke pemerintah pusat. Ia menilai desentralisasi kewenangan ke pemerintah daerah menimbulkan tantangan dalam menjaga objektivitas dan kualitas tenaga pendidik, terutama kemungkinan pengangkatan berbasis kedekatan pribadi atau kepentingan politik. Prabowo menyatakan bahwa proses pengangkatan harus didasarkan pada kemampuan, kebutuhan sekolah, dan standar kualitas. Untuk meningkatkan kualitas guru, pemerintah juga mempertimbangkan program pelatihan dan kursus upgrading. Selain itu, Prabowo menekankan digitalisasi ruang kelas sebagai langkah penting untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan, terutama dalam mengatasi minimnya kemampuan numerasi murid kelas 4 SD, meskipun ia menegaskan digitalisasi tidak dapat menggantikan peran guru. Pemerintah juga harus memastikan bahwa proses rekrutmen guru di pemerintah daerah dapat dipertanggungjawabkan secara objektif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.49
Presiden Prabowo Bahas Rekrutmen Guru, Ini Isinya
Detik.com · 17 September 2026 pukul 12.16
Prabowo: Kita Harus Amankan Pangan, Habis Itu BBM
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.17
Pendaftaran Guru SILN dan Pendidik Tetap CLC 2026 Dibuka, Penempatan Tersebar di 8 Negara
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.54
Said Abdullah Ungkap Banggar DPR Anggarkan Rp 23 T untuk Gaji Tenaga P3K
Berita terkait
Kabar Gembira! Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes pada 2027
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 00.32
Bahtra Banong: Penataan Guru PPPK Bukti Presiden Prabowo Dengar Aspirasi Guru
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.23
Bahasa Asing Mau Diajarkan Sejak 1 SD, Komisi X DPR Sorot Ketersediaan Guru
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.38
Jabar Kekurangan 4.600 Guru SMA, SMK, dan SLB Negeri, Pemprov Angkat Tangan
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.25