Prabowo Sentil Tambang Ilegal: Masa 1.000 Tambang, Pejabat TNI Polri Enggak Tahu!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menuntut Panglima TNI dan Kapolri mengusut 1.000 tambang timah ilegal yang ditutup di Bangka Belitung pada akhir tahun lalu. Ia mempertanyakan bagaimana aktivitas tambang dalam jumlah besar dapat berlangsung tanpa diketahui aparat. Prabowo menekankan pentingnya keberanian pemimpin dalam menindak anak buah yang melanggar, bahkan jika mereka baru saja mendapatkan kenaikan pangkat atau penghargaan. Ia juga meminta Menteri Keuangan mengusut persoalan di sektor kepabeanan dan menyoroti peran Bakamla dalam mencegah penyelundupan. Prabowo menegaskan bahwa kebijakan harus didasarkan pada kepentingan rakyat Indonesia, bukan perasaan pribadi.
Bagikan
Berita terkait
Istana Ajak Rakyat Merdeka dari Algoritma
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.55
Polda Riau Berantas PETI di Kuansing, Musnahkan 525 Rakit, Lokasi Langsung Disegel
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 15.16
KPK Koordinasi ke Pemda Terdampak Bencana untuk Cegah Penyelewengan Bantuan
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.21
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04