Prabowo Tegas Katakan Sudah Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pemerintahannya telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Kepulauan Bangka Belitung. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya untuk menghentikan praktik pertambangan ilegal yang merugikan negara. Prabowo menyampaikan hal ini dalam Nota Keuangan & RAPBN 2027 pada 14 Agustus 2026.
Sebelumnya, Prabowo telah memerintahkan TNI, Polri, dan Bea Cukai untuk melakukan operasi besar-besaran di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa Indonesia mengalami kerugian sistemik akibat korupsi, dengan contoh tambang ilegal yang menyebabkan kerugian ratusan triliun rupiah setiap tahun.
Prabowo menegaskan pentingnya penertiban tambang ilegal untuk melindungi pendapatan negara. Ia juga meminta Panglima TNI dan Kapolri untuk mengusut aktivitas tersebut, dengan menyatakan bahwa negara harus bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.45
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Abdullah Dukung Perintah Prabowo Berantas Tambang Timah Ilegal, Bongkar Semua Beking
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.25
Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.52
Prabowo Sebut Negara Hemat Rp73 T Jika Bangun PLTS 100 GW
Berita terkait
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
Prabowo Mau Lindungi Warga RI dari Semua Ancaman: PHK-Kekerasan Fisik
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.47
Prabowo Happy! Tak Ada Lagi Anggaran HUT Kementerian, Cukup Tumpengan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.42
Komisi III: Era Prabowo, Pemberantasan Korupsi-Tambang Ilegal Banyak Kemajuan
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.44