Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri mengusut 1.000 tambang ilegal di Bangka Belitung. Instruksi ini disampaikan dalam pidato di Sidang Tahunan MPR 2026, menyoroti kerugian finansial negara serta dampak lingkungan. Data GISACT Geo-Intelligence Solution mencatat 1.253,36 km² hutan terdampak, terutama di utara, tengah, dan selatan Pulau Bangka. Penurunan densitas vegetasi dan daya serap air menyebabkan krisis air bersih serta kerusakan ekosistem. Kasus serupa di Amazon, Rumania, dan Nigeria menggambarkan pencemaran air akibat tambang emas dan minyak, menyebabkan keracunan, pengungsian, dan ancaman terhadap ketahanan pangan. Penertiban tambang ilegal dianggap krusial untuk melestarikan lingkungan dan mencegah dampak sosial ekonomi yang luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.44
Komisi III: Era Prabowo, Pemberantasan Korupsi-Tambang Ilegal Banyak Kemajuan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Geger! Prabowo Pertanyakan Ribuan Tambang Ilegal, TNI dan Polri Dikritik
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.25
Prabowo Minta Purbaya Usut Bea Cukai, TNI-Polri Diminta Bongkar Tambang Ilegal
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.55
Prabowo Klaim 1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Laba TINS Naik 804%
Berita terkait
Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Kapolri usut Tambang Timah Ilegal
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.44
Prabowo Minta TNI-Polri Usut Pejabat Soal 1.000 Tambang Timah Ilegal
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.14
Prabowo Tegas Katakan Sudah Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Prabowo: Menkeu Senyum Saya Aman, tapi Saya Umumkan Subsidi Mengkerut Beliau
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.56