Prabowo Terima Menlu dan Menhan Tiongkok, GREAT Institute: Indonesia Stabilizing Power
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Tiongkok, Wang Yi dan Dong Jun, di Jakarta pada 21 Agustus 2026. Pertemuan bilateral membahas penguatan kemitraan strategis, stabilitas kawasan, serta kerja sama di bidang ekonomi, keamanan maritim, dan pertahanan. Dr. Teguh Santosa dari GREAT Institute menilai langkah ini konsisten dengan prinsip luar negeri bebas dan aktif Indonesia. Menurutnya, diplomasi yang dilakukan bersifat pragmatis dan tidak terjebak dalam dikotomi Washington vs. Beijing. Indonesia tetap menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk Tiongkok, berdasarkan kepentingan nasional dan saling menghormati. Kehadiran Menteri Pertahanan Tiongkok juga dinilai penting untuk mencegah eskalasi di Laut Natuna Utara dan menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional. Secara geoekonomi, pertemuan ini memperkuat posisi tawar Indonesia dalam menarik investasi untuk hilirisasi industri dan transformasi energi. Diplomasi ini juga memperkuat peran ASEAN sebagai poros penting di kawasan Indo-Pasifik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 22.30
Bersaing dengan AS, China Justru Ajak RI Dukung Inisiatif AI Global
Berita terkait
Respons Sjafrie soal Menhan China Sebut RI-China Senasib Lawan Asing
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 19.34
China Tolak Sanksi Sepihak AS ke Iran, Tekanan Ekonomi Bukan Solusi Perang
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.15
AS Ultimatum Sekutu dan China: Dukung Isolasi Ekonomi Iran atau Hadapi Konsekuensi
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 15.53
Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan RRC, Bahas Kerja Sama Pertahanan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 11.46