Pramono Sebut Modifikasi Cuaca Jakarta Terkendala: Awannya Enggak Ada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk menghasilkan hujan di Jakarta terkendala karena tidak adanya awan hujan. Ia mengaku telah beberapa kali memerintahkan BPBD untuk melakukan OMC, namun tidak dapat dilaksanakan karena kondisi cuaca yang belum mendukung. "Karena enggak ada awan, enggak bisa turun," ujarnya di Balai Kota Jakarta pada Rabu (19/8).
Sebagai langkah alternatif, Pemprov DKI Jakarta tetap berupaya mengurangi dampak musim kemarau. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan air menggunakan peralatan dari Dinas Damkar. Pramono menegaskan bahwa modifikasi cuaca akan dilakukan saat kondisi ilmiahnya memungkinkan, yakni ketika awan sudah tersedia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 70 persen wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, termasuk DKI Jakarta. BMKG memprediksi musim kemarau akan berlangsung hingga Oktober mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.43
Pramono Bicara Polusi Udara: Modifikasi Cuaca Terkendala, Damkar Akan Siram Air
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.57
Adem! Tengah Hari Bolong Jakarta Diguyur Hujan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 19.03
BMKG Imbau Warga Gelumbang Raya Waspada Debu dan Risiko ISPA
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.02
Gempa M 5,8 Guncang Nias Selatan 18 Agustus, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Berita terkait
BMKG: Hujan Jakarta Masih Minim hingga Sepekan, Prediksi Kemarau sampai Oktober
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.12
Pramono setuju modifikasi cuaca dilakukan dua kali sepekan
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 21.44
Waspada Kebakaran Saat Kemarau, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 15.19
Daftar 10 Wilayah Terpanas Indonesia Agustus 2026 Menurut BMKG
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 10.15