Waspada Kebakaran Saat Kemarau, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302848/original/085647000_1784609552-ab3b2fbd-8e35-4c1f-a920-756d2ae111d9.jpeg)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Gubernur Pramono Anung menyatakan bahwa pelaksanaan OMC akan dikoordinasikan dengan BPBD DKI dan BNPB, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan ketersediaan awan sebagai syarat utama. Keputusan akhir akan diambil dalam rapat khusus yang akan digelar keesokan hari. OMC disiapkan sebagai respons atas meningkatnya risiko kebakaran, termasuk kejadian kebakaran di lokasi penimbunan sampah ilegal di Kampung Dukuh, Kramat Jati. Pramono juga mengingatkan agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, khususnya mencegah praktik penimbunan dan pembuangan sampah ilegal yang berpotensi memicu kebakaran. Dengan kondisi El Nino yang sedang berlangsung, musim kemarau diperkirakan akan lebih panjang dan kering, sehingga risiko kebakaran dianggap sangat tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 21.44
Pramono setuju modifikasi cuaca dilakukan dua kali sepekan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.04
Puncak El Nino Diprediksi hingga Oktober, Pramono Akan Gencarkan Hujan Buatan
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 07.48
El Nino Berpotensi Jadi Sangat Kuat, Kemarau Bertahan hingga September
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.50
Awas Hujan Lebat-Banjir Landa Wilayah RI, Begini Warning Terbaru BMKG
Berita terkait
Pramono: 457 Kebakaran Terjadi Selama Juli-Agustus 2026, Jakbar Paling Banyak
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.10
Akui Kekeringan Terjadi di Jakarta, Pramono: Bisa Teratasi, Airnya Masih Cukup
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.07
Pramono Ingatkan Warga Waspada Potensi Kebakaran saat El Nino
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 21.00
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta pada Juli-Agustus 2026, Terbanyak di Jakbar
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 11.10