Pramono Ungkap Kendala Atasi Polusi Udara Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328900/original/006053000_1787213140-IMG_4022.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa polusi udari Jakarta tidak hanya berasal dari sektor transportasi, tetapi juga dari industri di wilayah aglomerasi Jakarta yang masih menggunakan bahan bakar batu bara. Salah satu contoh yang disebutkan adalah PLTU Suralaya di Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, yang menjadi sumber emisi utama. Pramono menekankan pentingnya koordinasi lintas wilayah untuk mengatasi masalah ini, karena sumber polusi tidak hanya terletak di wilayah administrasi DKI Jakarta.
Untuk mengurangi emisi dari sektor transportasi, Pemprov DKI Jakarta telah dan akan terus melakukan berbagai kebijakan, seperti elektrifikasi transportasi publik. Saat ini, Jakarta sudah memiliki sekitar 500 bus listrik, dengan target peningkatan ke lebih dari 10.000 unit pada 2030. Selain itu, Pemprov juga merencanakan pengembangan kendaraan berbasis hidrogen dan hibrida, serta mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Namun, menurut Pramono, upaya-upaya ini tidak akan sepenuhnya menyelesaikan masalah polusi udara jika industri di daerah sekitar Jakarta masih diizinkan menggunakan pembangkit listrik berbasis batu bara. Oleh karena itu, ia berharap kebijakan larangan penggunaan batu bara di wilayah aglomerasi Jakarta dapat dilaksanakan secara bersamaan untuk mencapai dampak yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.48
Soal Polusi Jakarta, Pramono Sentil Industri Batu Bara di Wilayah Penyangga
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.43
Pramono Bicara Polusi Udara: Modifikasi Cuaca Terkendala, Damkar Akan Siram Air
Berita terkait
Pramono Bantah Jakarta Barat 'Dianaktirikan': Ada Flyover Latumenten hingga MRT
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.46
Pramono Anung Akui masih Pertimbangkan soal Nasib Jalur Sepeda di Jakarta
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.36
2 Orang Tertemper KRL, Pramono Dorong Pemprov DKI dan KAI Perkuat Keamanan Rel
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.25
Pramono Instruksikan OMC di Langit Jakarta pada 21 Agustus
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.16