Presiden Iran Ingatkan Respons Tegas Jika AS Lanjutkan Serangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa Iran akan merespons secara tegas jika AS melanjutkan serangan. Ia menegaskan Iran tidak memilih perang, melainkan terpaksa membela diri setiap kali diserang. Pezeshkian menolak tekanan AS yang menuntut Iran menyerah di luar kerangka hukum internasional. Konflik yang berlangsung sejak Februari 2026 antara AS, Israel, dan Iran kembali meledak setelah nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang gagal karena saling menuduh pelanggaran. Negosiasi antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusus AS Steve Witkoff di New York masih terhambat oleh ketidakpercayaan mendalam, sebagian karena putusnya Perjanjian Nuklir Iran (JCPOA) oleh Donald Trump.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.05
Diam-Diam AS-Iran Mulai Negosiasi Rahasia, Sepakat Hentikan Perang?
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 14.44
Iran Ungkap Kekuatan Militernya Paksa AS Ubah Berbagai Taktik
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 06.51
Araghchi: AS dan Israel Tak Dapat Tutupi Tindakan Kriminal Mereka pada Rakyat Iran
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
Berita terkait
Psywar AS Vs Iran Semakin Menjadi-jadi
Detik.com · 22 September 2026 pukul 07.18
Tak Ada Takut-takutnya Iran atas Ancaman AS: Ada Balasan untuk Setiap Serangan
Detik.com · 21 September 2026 pukul 10.53
Iran Siapkan Skenario Perang Masa Depan Melawan AS, Ini Detailnya!
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.52
Presiden Iran Beri Trump Pilihan: Akhiri Perang atau Tidak?
Detik.com · 25 September 2026 pukul 15.35