Presiden Iran: Komunikasi dengan Mojtaba Khamenei Sangat Sulit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei sangat sulit saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan Mojtaba merupakan sumber kekuatan bagi Republik Islam Iran untuk terus berjalan. Pernyataan ini disampaikan pada hari Rabu, sebagaimana dilansir AFP pada 6 Agustus 2026.
Mojtaba Khamenei terluka dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari, yang juga menewaskan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Sejak menggantikan ayahnya, Mojtaba belum muncul di hadapan publik dan hanya berkomunikasi melalui pernyataan tertulis. Absennya Mojtaba dalam berbagai acara, termasuk upacara pemakaman ayahnya bulan lalu, telah memicu spekulasi mengenai hubungannya dengan pejabat tinggi lainnya.
Selain itu, dilaporkan bahwa badan intelijen CIA dan Mossad mengalami kesulitan dalam melacak keberadaan Mojtaba karena ia tidak menggunakan ponsel. Hal ini menambah ketidakpastian mengenai situasi terkini di Iran di tengah konflik yang berlangsung.
Bagikan
Berita terkait
Qatar: Perang Iran Tunjukkan Bersekutu dengan AS Tak Menjamin Keamanan
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.07
Pemimpin Iran Dorong Produksi Domestik, Kurangi Ketergantungan Dolar
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 16.01
Trump Plinplan: Dulu Bilang 90% Mojtaba Khamenei Tewas, Sekarang Yakin Masih Hidup
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 10.33
Netanyahu Klaim Iran Pernah Targetkan Bunuh Putranya: Keamanan Bukan Kemewahan
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 05.30