Netanyahu Klaim Iran Pernah Targetkan Bunuh Putranya: Keamanan Bukan Kemewahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim dalam wawancara televisi bahwa Iran pernah mencoba membunuh salah satu putranya, namun tidak memberikan keterangan tentang kapan kejadian tersebut, siapa putra yang bersangkutan, atau sejauh mana rencana itu dijalankan. Klaim ini disampaikan saat ia menanggapi laporan mengenai perlindungan keamanan bagi para kandidat dalam pemilihan umum Israel yang akan dilaksanakan pada 27 Oktober. Netanyahu menekankan bahwa perlindungan keamanan bukanlah kemewahan, sekaligus meminta Kepala Shin Bet David Zini memastikan setiap calon perdana menteri mendapatkan perlindungan yang memadai. Putra sulung Netanyahu, Yair Netanyahu, saat ini tinggal di Miami, Amerika Serikat. Perwakilan Iran untuk PBB di New York belum memberikan tanggapan terhadap tuduhan tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan Israel dan Iran pasca-perang yang melibatkan AS dan Israel melawan Iran sejak Februari, yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan sejumlah pemimpin senior.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 03.05
Netanyahu Sebut Iran Coba Bunuh Putranya di Tengah Memanasnya Konflik
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.34
5 Berita Terpopuler Internasional
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 05.00
Sanksi Berulang AS Terhadap Iran Tidak akan Membuahkan Hasil
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 21.06
Siasat Netanyahu Picu Konflik Gaza Demi Tunda Pemilu
Berita terkait
Panas! Uni Emirat Arab Tuduh Iran Tembakkan Rudal Balistik ke Wilayahnya
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.38
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24
Harga Minyak Turun saat Pasar Menanti Sanksi Terberat AS terhadap Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 14.15
Netanyahu Diduga Panaskan Konflik Gaza Demi Tunda Pemilu
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.40