Presiden Pezeshkian Tegaskan Iran Tidak Memulai Perang dan Hanya Membela Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa negaranya tidak memulai perang pada Februari, melainkan hanya membela diri. Pernyataannya disampaikan dalam pidatonya di Konferensi Internasional Persatuan Islam di Teheran. Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Tehran dan kota-kota Iran pada 28 Februari memicu eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Iran merespons dengan serangan ke wilayah Israel dan target terkait AS di negara tetangga, sekaligus mengontrol ketat Selat Hormuz. Gencatan senjata yang diumumkan pada April dan Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump dan Pezeshkian memberikan harapan akan berakhirnya konflik. Namun, serangan AS ke wilayah Iran pada Juli memicu kembali ketegangan. Pezeshkian menuduh AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran meski negosiasi masih berlangsung. Upaya diplomasi terus dilakukan oleh Pakistan, Qatar, dan Oman untuk meredakan ketegangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 14.18
Belum Usai Krisis USS Lincoln, AS Kerahkan Kapal Induk Theodore Roosevelt untuk Tekan Iran
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 06.52
USS Abraham Lincoln Hengkang, Iran Sebut AS Gagal Unjuk Kekuatan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 01.35
Presiden Iran Siap Lawan Sanksi Baru AS: Mereka Tak Akan Capai Apa Pun
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.52
Iran Siapkan Skenario Perang Masa Depan Melawan AS, Ini Detailnya!
Berita terkait
AS Tidak akan Mendapatkan Hasil dari Sanksi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 05.00
Iran Peringatkan Kapal yang Melanggar Aturan Lintas Selat Hormuz Berisiko Ditahan atau Disita
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.00
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Prancis Usir Dua Diplomat Iran Balas Penahanan Diplomat di Teheran
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.27