Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Tidak akan Mendapatkan Hasil dari Sanksi Ekonomi Terhadap Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan mencapai hasil apa pun melalui sanksi ekonomi baru yang diterapkan terhadap Iran. Menurut laporan ISNA, Pezeshkian menegaskan bahwa langkah-langkah yang telah disiapkan oleh sektor ekonomi Iran mampu menghadapi tekanan tersebut, sekaligus mengingatkan bahwa AS juga gagal mencapai tujuan dalam konflik sebelumnya. Sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengancam akan "melumpuhkan ekonomi" Iran dan memperingatkan konsekuensi bagi negara yang tidak mendukung kampanye sanksi tersebut.

Pemerintah Iran menolak dampak negatif dari sanksi baru, mengingat negara telah bertahan selama beberapa dekade sejak revolusi 1979. Pezeshkian menyatakan prinsip Iran tetap pada diplomasi dan negosiasi, namun siap menghadapi tekanan ekonomi. Namun, negosiasi antara kedua belah pihak mengalami kemacetan terkait kendali atas Selat Hormuz, jalur laut strategis yang biasanya mengangkut sekitar 20% ekspor minyak dan gas alam cair dunia.

Saat ini, lalu lintas di Selat Hormuz sebagian besar terhenti akibat konflik, yang turut mengganggu pasar energi global. Iran, yang mengendalikan selat tersebut sejak konflik dimulai pada 28 Februari, menuntut biaya dari kapal yang melewati jalur tersebut. Amerika Serikat dan dukungannya, termasuk klaim Presiden Donald Trump bahwa Washington "memiliki kendali penuh", ditolak oleh IRGC yang menyatakan selat berada di bawah kendali penuh Iran dan tidak akan dibuka tanpa izin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait