Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Presiden Mesir Ingatkan Eskalasi Serius Usai Serangan Drone ke Pelabuhan

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengingatkan eskalasi serius dalam konflik Timur Tengah setelah sebuah drone menghantam kapal tanker gas milik Amerika Serikat di pelabuhan Mesir pada Rabu, 29 Juli 2026. Serangan ini menyebabkan kerusakan di pelabuhan Damietta. Dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, al-Sisi menekankan perlunya kerja sama antara Mesir, Spanyol, Eropa, dan komunitas internasional untuk menghentikan eskalasi. Mesir telah mengamankan sumber energi alternatif, dengan Menteri Perminyakan Karim Badawi menyebutkan bahwa Mesir memiliki empat Unit Penyimpanan dan Regasifikasi Terapung (FSRU) serta kapal kelima yang berlabuh di Aqaba, Yordania.

Serangan drone ini terjadi di tengah memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Militer AS melancarkan serangan terhadap Iran pada hari yang sama, yang berlangsung selama dua jam dan menewaskan tiga orang sekeluarga termasuk seorang anak berusia dua tahun di pulau Qeshm. Serangan AS ini merupakan respons terhadap rudal Iran yang diluncurkan ke pasukan AS di Yordania sehari sebelumnya. Presiden Donald Trump membalas dengan ancaman serangan keras. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone di Mesir, dan otoritas setempat masih menyelidiki kasus tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait