Trump Umumkan AS dan Israel Batal Serang Iran Besar-besaran, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa AS dan Israel membatalkan rencana serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Keputusan ini diambil atas permintaan Iran dan negara-negara Timur Tengah, dengan syarat harus segera mencapai kesepakatan.
Trump menyatakan kesiapan AS untuk melawan Iran, tetapi setuju menunda serangan berdasarkan permintaan tersebut. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menelepon Trump untuk menyampaikan kekhawatiran tentang potensi peningkatan konflik.
Laporan ini pertama kali dikutip oleh Axios dan dikonfirmasi oleh sumber pemerintah AS kepada AP. Serangan yang direncanakan sebelumnya dianggap akan menargetkan infrastruktur energi Iran secara besar-besaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.39
Trump Ancam Hantam Iran Sangat Keras, Bertekad Menang Perang
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.55
Tepis Klaim Donald Trump, Iran Tegaskan tak Berunding dengan AS Soal Selat Hormuz
Berita terkait
Harga Minyak Kembali di Bawah US$ 100 Usai Trump Buka Diplomasi dengan Iran
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 07.24
Trump Ancam Serang Oman Jika Halangi Kesepakatan Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.20
Tak Bisa Mundur dari Perang Iran, Pakar Militer Sebut Trump Akan Cari Kambing Hitam
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 05.15
Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 20.30