Berbicara dengan Trump, Pangeran MBS Minta Rencana Serangan AS ke Iran Dibatalkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) menyampaikan kekhawatiran kepada Presiden AS Donald Trump terkait rencana serangan besar-besaran Amerika Serikat terhadap Iran. Percakapan telepon keduanya terjadi saat AS dilaporkan tengah mempersiapkan operasi militer berskala besar. MBS mendesak Trump untuk meredakan ketegangan dan membatalkan rencana serangan tersebut.
Peringatan dari MBS dikeluarkan sehari setelah Trump mengancam akan melancarkan serangan yang disebutnya sangat keras terhadap Iran. Situasi ini memanas menyusul sejumlah kedutaan besar AS di Timur Tengah yang mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga negara Amerika terkait kemungkinan eskalasi situasi. Pihak Gedung Putih dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Washington menolak memberikan komentar mengenai pembicaraan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.00
Telepon MBS di Balik Trump Tunda Serangan ke Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 14.25
Penuhi Permohonan MBS, Trump Batalkan Serangan Besar-besaran ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 15.41
Ini Detail Permintaan MBS untuk Memohon Trump Batalkan Serangan ke Iran
Berita terkait
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Mengapa Israel Sangat Takut dengan Pakta Pertahanan Mekkah?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 02.20
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17
Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Situasi Timteng Makin Ngeri
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.03