Presiden Ngamuk ke Investor Pabrik Asing, Langsung Usir dari Negaranya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Kenya William Ruto memerintahkan Tata Chemicals, perusahaan kimia asal India, untuk segera berkemas dan angkat kaki dari Kenya. Tindakan ini diambil karena Tata Chemicals dinilai gagal mengolah mineral abu soda mentah menjadi produk bernilai tambah secara lokal, hanya mengekspor 95% produk ke luar negeri. Ruto menuduh perusahaan tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat Kenya selama 100 tahun kontrak. Pemerintah menyiapkan dua investor baru untuk mengambil alih operasi. Tata Chemicals menyatakan menghormati keputusan dan sedang menunggu arahan hukum.
Bagikan
Berita terkait
Mendag siap fasilitasi rencana investasi hortikultura dari China
ANTARA News · 31 Juli 2026 pukul 06.56
Tetra Pak Soroti Peluang Besar Indonesia Naik Kelas Lewat Hilirisasi Kelapa
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 19.35
Tekstil Bukan Industri Senja, Pemerintah Siapkan Jurus Baru
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.05
IEU-CEPA Berpotensi Bebaskan Tarif 90% Produk Indonesia
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 16.45