Presiden Tertua di Dunia Pulang setelah 73 Hari Berada di Swiss, Pernah Habiskan 4,5 Tahun di Luar Negeri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Kamerun Paul Biya, berusia 93 tahun, pulang ke Yaounde pada 20 Agustus 2026 setelah menghabiskan 73 hari di Jenewa, Swiss. Perjalanan ini menjadi periode absensi terpanjang dalam dekade kekuasaannya. Biya meninggalkan Kamerun pada 7 Juni 2026, dengan pemerintah awalnya menyatakan kunjungan pribadi singkat, namun kembali lebih dari dua bulan kemudian. Biya menjadi presiden sejak 1982 dan selama lebih dari 35 tahun kekuasaannya, OCCRP mengungkapkan ia menghabiskan 1.645 hari atau sekitar 4,5 tahun di luar negeri melalui perjalanan pribadi. Jika termasuk perjalanan resmi, angka tersebut menambah sekitar 1 tahun. Jenewa menjadi destinasi favorit, dengan Biya sering memperpanjang kunjungan dengan menginap di InterContinental Geneva selama minggu bahkan bulan-bulan.
Bagikan
Berita terkait
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Ini Dia Sosok Penyumbang 28Kg Emas Buat Monas, Nasibnya Miris
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.00
Rugikan Negara Rp 2 Triliun, DPR Minta Kejagung Telusuri Aliran Dana Korupsi Transfer Pricing
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 14.00
Selain Kasus Bappenda, KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Pemkab Bogor
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 14.00