Pria Dipaksa Masturbasi di Tangerang Dianiaya 5 Jam, Pembulu Darah Hampir Pecah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pria bernama Perubahan Gulo dianiaya lebih dari lima jam di sebuah rumah di Panongan, Kabupaten Tangerang, hingga pembuluh darah di otaknya hampir pecah. Peristiwa terjadi Selasa (28/7) malam hingga Rabu (29/7) dini hari. Korban dipukul, ditendang, disekap, disundut rokok, dan dipaksa masturbasi dengan ancaman pisau oleh lima orang yang sedang mabuk alkohol. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala dan memar di seluruh tubuh, serta sempat dirawat di rumah sakit.
Kuasa hukum korban, Risman Harefa, mengatakan korban baru bekerja empat hari di koperasi simpan pinjam atau bank keliling. Pada Selasa (28/7), korban menemui bosnya untuk menyampaikan niat berhenti karena merasa usaha tersebut tidak benar. Namun, bos tidak menyetujui dan menahan korban sambil menunggu karyawan lain sambil minum minuman keras. Setelah itu, para pelaku melakukan penganiayaan secara bersama-sama.
Setelah penganiayaan berhenti, korban dipindahkan ke kontrakan depan tempat ia disiksa. Saat penjaga tertidur karena mabuk, korban melarikan diri lewat celah jendela. Polisi masih menyelidiki kasus ini dengan lima orang terlapor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.15
Artis Sali Irsalina Dianiaya
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.51
Pria Dianiaya sampai Babak Belur dan Dipaksa Masturbasi di Tangerang
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 20.39
Anak Pejabat Tulang Bawang Jadi Tersangka Penganiayaan Kekasihnya di Bandung
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.18
Dianiaya oleh Pacar, Sali Irsalina Lapor Polisi
Berita terkait
Pria yang Tendang Wanita di Sency Ditahan Polisi, Terancam 2,5 Tahun Bui
Detik.com · 21 September 2026 pukul 10.52
2 Pengedar Obat Keras Ilegal di Tangerang Ditangkap, 1.623 Butir Disita
Detik.com · 20 September 2026 pukul 02.46
Pria Penendang Wanita hingga Tersungkur di Mal Senayan City Ditangkap di Penjaringan
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 16.50
Begal Mantan Istri, ASS Ditembak Polisi
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 20.35