Produksi Baja Global Turun 0,3 Persen, Output China Merosot 3,6 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produksi baja mentah global turun 0,3 persen pada Juli 2024, mencapai 149,2 juta ton dibandingkan periode sebelumnya. China sebagai produsen terbesar juga mengalami penurunan sebesar 3,6 persen hingga 76,9 juta ton. Penurunan ini berdampak pada total produksi global yang turun 0,6 persen dalam tujuh bulan pertama tahun, mencapai 1,08 miliar ton.
Sementara itu, beberapa negara besar mencatat pertumbuhan produksi. India meningkatkan produksinya 1,9 persen pada Juli hingga 14,4 juta ton, dan dalam tujuh bulan pertama naik 6,1 persen hingga 101,1 juta ton. Amerika Serikat juga menunjukkan kenaikan 4,4 persen pada Juli dan 6 persen secara kumulatif hingga 50,2 juta ton. Türkiye mencatat pertumbuhan 7 persen pada Juli dan 7,9 persen dalam tujuh bulan hingga 23,2 juta ton.
Jepang dan Rusia menunjukkan pergerakan yang berbeda. Pada Juli, Jepang naik tipis 0,4 persen hingga 6,9 juta ton, namun secara kumulatif turun 0,3 persen hingga 47,3 juta ton. Rusia naik 3,3 persen pada Juli hingga 5,7 juta ton, tetapi dalam tujuh bulan turun 6,1 persen hingga 38,1 juta ton. Korea Selatan justru meningkatkan produksi 2,7 persen hingga 37,4 juta ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.35
China Mendadak Batal ke Bulan, Awas Amerika Siap Salip
Berita terkait
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.00
AS Umumkan Tarif Drone hingga 100 Persen, China Minta Dicabut
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 16.30
China Minta Indonesia Dukung WAICO di Tengah Persaingan AI dengan AS
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 08.30