Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS memperingatkan China dan negara lain akan sanksi sekunder jika tetap berbisnis dengan Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan 'Operation Economic Outcast' yang menargetkan lima sektor Iran: aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran. Setiap entitas maupun negara yang tidak berhenti berinvestasi dengan Iran akan ditargetkan sanksi. Operasi ini menjadi bagian dari upaya memutus jalur ekonomi Iran yang menjadi sumber pendapatan utama. AS juga telah menjatuhkan sanksi terhadap sekitar 60 entitas yang diduga membantu Iran mendapatkan teknologi nuklir dan rudal secara ilegal. Ancaman sanksi muncul di tengah upaya diplomasi AS untuk mengakhiri konflik dengan Iran yang telah berlangsung hampir enam bulan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.16
Iran Sebut Negara Mitra Tak Terpengaruh Ancaman AS Putus Hubungan
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 16.44
Iran Ancam Hentikan Seluruh Ekspor Minyak di Timur Tengah, AS Justru Luncurkan D-Day Ekonomi
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.09
AS Ancam Sanksi Terberat Sepanjang Sejarah, Iran Beri Jawaban Menohok
Berita terkait
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
Sanksi Berulang AS Terhadap Iran Tidak akan Membuahkan Hasil
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 05.00
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran Tepis Ancaman Sanksi Baru AS Sebagai Keputusasaan
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 06.45