AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) meluncurkan kampanye baru bernama 'Operation Economic Outcast' untuk memutus jalur ekonomi vital Iran. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa kampanye ini menargetkan lima sektor ekonomi Iran, yaitu aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran. AS memperingatkan bahwa negara atau entitas yang berbisnis dengan Iran, termasuk mitra dagang utama Iran seperti China, berisiko mendapatkan sanksi sekunder yang lebih ketat. Bessent menegaskan bahwa tidak ada pihak yang kebal dari sanksi AS dan setiap negara akan diberikan batas waktu untuk menghentikan aktivitas yang diidentifikasi. Jika tidak ada tindakan yang diambil, AS siap mengambil langkah sepihak melalui kewenangan Departemen Keuangan.
Dalam upaya ini, AS juga telah menjatuhkan sanksi terhadap sekitar 60 entitas, individu, dan kapal di seluruh dunia yang diduga terlibat dalam membantu Iran memperoleh teknologi nuklir dan rudal ilegal, melakukan operasi siber, serta menghasilkan pendapatan dari minyak. Bessent menekankan bahwa para pemimpin dunia harus membuat keputusan antara kemakmuran dan isolasi, perdamaian dan teror, serta antara Amerika dan Iran. Namun, pemerintahan AS belum merilis rincian lengkap dari rencana tekanan ekonomi terbarunya.
Kampanye ini muncul di tengah upaya Presiden AS Donald Trump untuk mencapai kesepakatan dengan Iran guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan. Ancaman sanksi ini juga datang tidak lama sebelum rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Gedung Putih, menambah kompleksitas dinamika diplomatik terkait isu Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.50
AS Siap Jatuhkan Sanksi untuk Tiongkok jika Berbisnis dengan Iran
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 13.45
Perang Tekan Ekonomi Iran, Inflasi Diproyeksi Meningkat Hampir 70% Akhir Tahun
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.16
Iran Sebut Negara Mitra Tak Terpengaruh Ancaman AS Putus Hubungan
Berita terkait
Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.00
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Sanksi Berulang AS Terhadap Iran Tidak akan Membuahkan Hasil
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 05.00