Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Program Bioetanol E50 Mendesak Butuh Tambah Lahan, Begini Kata Petani

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menyampaikan bahwa pengembangan bioetanol E50 tidak hanya membutuhkan 1 juta hektare lahan tebu dari total 2 juta hektare, tetapi juga 100 pabrik pengolahan serta investor. Ketua Umum APTRI, Soemitro Samadikoen, menekankan pemerintah daerah harus menyediakan tanah, perizinan, listrik, tenaga kerja, dan memastikan kepastian investasi. Petani khawatir rendemen tebu di bawah 7% pada musim kering, menyoroti perlu transparansi pengukuran di pabrik gula. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan penanaman tahun depan dengan tebu, singkong, dan jagung untuk mencapai campuran E50.

Berita terkait