Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Proyek Energi 'Andalan' Prabowo Butuh Investasi Rp 1.306 Triliun

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 gigawatt (GW) sebagai bagian dari strategi mencapai target net zero emission (NZE) Indonesia di tahun 2050-2060. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, proyek ini membutuhkan investasi sekitar US$70-73 miliar, yang setara dengan Rp1.306 triliun dengan asumsi kurs Rp17.895,94 per dolar AS. Proyek ini direncanakan untuk diselesaikan dalam tiga tahun ke depan dan menjadi bagian dari revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang menekankan 70% energi baru terbarukan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait