Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

​Bahlil Godok Revisi RUPTL PLN demi Jalankan Program PLTS 100 GWp

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tengah melakukan revisi RUPTL PLN 2025-2034 untuk mengakomodasi program pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Revisi dilakukan agar program tersebut memiliki landasan kebijakan yang jelas. Sebelumnya, RUPTL PLN telah merencanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan sekitar 76% berbasis energi baru terbarukan (EBT). Bahlil juga mendorong penyederhanaan proses birokrasi dalam pelaksanaan tender proyek PLTS 100 GWp, termasuk memangkas proses tender yang memakan waktu lama.

Program PLTS 100 GWp telah resmi diluncurkan pemerintah melalui tahap awal pembangunan dan groundbreaking 14 proyek yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. Total kapasitas tahap awal mencapai sekitar 5,3 GWp. Bahlil menargetkan program ini dapat direalisasikan dalam tiga tahun, dengan rencana tambahan kapasitas sekitar 25-30 GWp yang akan melalui proses tender.

Pengembangan PLTS 100 GWp diproyeksikan membuka peluang investasi sebesar US$70 miliar hingga US$73 miliar. Pemerintah tetap membuka peluang masuknya investasi dan produk dari luar negeri secara selektif, namun akan memastikan industri dalam negeri tidak terpinggirkan. Penyederhanaan proses tidak akan dituangkan dalam regulasi baru, melainkan melalui standar operasional prosedur (SOP).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait