Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu: Keselamatan Masyarakat Harus Jadi Prioritas!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR Puan Maharani meminta penanganan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dilakukan secara terpadu, dengan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Erupsi gunung berapi ini telah memengaruhi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah. Puan menekankan agar Pemerintah bergerak cepat melalui kementerian dan lembaganya untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, termasuk masker dan fasilitas kesehatan.
Puan juga meminta kerja sama yang erat antara Pemerintah pusat dan daerah agar perlindungan yang diberikan merata, tidak tergantung wilayah. Ia menyoroti perlunya perlindungan khusus bagi kelompok rentan seperti pekerja harian, pedagang kecil, nelayan, pelaku UMKM, dan keluarga yang pendapatannya terhenti akibat pembatasan aktivitas. Bencana tidak bisa dicegah, namun dampaknya dapat diminimalisir dengan respons Negara yang cepat dan terkoordinasi.
Untuk sektor transportasi, Puan meminta pemulihan operasional secara bertahap berdasarkan pertimbangan keselamatan, termasuk pengaturan ulang penerbangan yang tertunda agar tidak menumpuk setelah pembukaan bandara. DPR juga akan mengawal respons Pemerintah melalui alat kelengkapan dewan (AKD). Puan mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti informasi resmi, dan menggunakan masker saat berada di luar ruangan untuk menghindari paparan abu vulkanik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 17.00
Erupsi Anak Krakatau Bikin Cemas, Menkomdigi Wanti-wanti Hoaks
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.54
Prabowo Pantau Dampak dan Perkuat Mitigasi Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 14.42
Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi Hadapi Dampak Erupsi Anak Krakatau
Berita terkait
PJJ Akibat Erupsi Anak Krakatau, Komisi X DPR Minta Dinas Pendidikan Perkuat Pengawasan
VOI · 7 September 2026 pukul 14.49
Abu Krakatau Ganggu Empat Provinsi, BNPB Sebut Belum Ada Korban dan Status Darurat
VOI · 7 September 2026 pukul 17.00
Pesawat Tak Bisa Terbang, BNPB Siapkan Tiga Jalur Modifikasi Cuaca Luruhkan Abu Krakatau
VOI · 7 September 2026 pukul 16.30
Kepala BNPB Sebut Abu Anak Krakatau Tutup Delapan Bandara, Sebaran Capai Empat Provinsi
VOI · 7 September 2026 pukul 16.10