Puncak El Nino Diprediksi hingga Oktober, Pramono Akan Gencarkan Hujan Buatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggencarkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan hingga dua kali dalam sepekan. Langkah ini dilakukan menyusul prediksi puncak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga akhir September atau awal Oktober 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan keputusan ini diambil setelah menerima laporan dari BPBD DKI Jakarta yang berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG. Menurut data, puncak El Nino akan panjang, bahkan lebih lama dibandingkan tahun 2023, sehingga diperkirakan hujan baru turun pada akhir September atau minggu pertama-kedua Oktober. Pramono mengakui tantangan dalam pelaksanaan OMC adalah minimnya awan yang bisa dimodifikasi, namun menyatakan bahwa hujan yang turun pada malam Selasa (4/8) menjadi keberuntungan. Karena pelaksanaan OMC akan berlangsung lama, Pramono telah menyetujui operasi ini dilakukan rutin setiap minggu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 00.13
Perusahaan Jasa Angkut Sampah Nakal Bakal Diumumkan ke Publik
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.28
Waspada Kemarau Panjang, Jakarta Siapkan Hujan Buatan 2 Kali Sepekan
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.13
Jakarta Bakal Diguyur Hujan Buatan Tiap Pekan
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 21.44
Pramono setuju modifikasi cuaca dilakukan dua kali sepekan
Berita terkait
Pramono Siap Fasilitasi Start ITB Ultra Marathon 2026 dari Balai Kota
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.31
Pramono Ajak KPK Awasi Proyek di Jakarta: Ini Menyangkut Integritas
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.22
Pramono Anung Pastikan DKI Jakarta Bantu Korban Gempa NTT
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.34
Badai Tropis Lala Mengancam, Hawaii Tetapkan Status Darurat
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.09