Purbaya Siapkan Jurus Baru Biar Ekonomi RI Tembus 6% di Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah siap menghadapi tekanan ekonomi global, termasuk likuiditas yang mengetat, asesmen MSCI, revisi outlook Fitch, dan tekanan rupiah. Meski menghadapi empat syok sekaligus, ekonomi Indonesia tetap stabil berkat fondasi yang kuat.
Pemerintah telah menginjek likuiditas Rp400 triliun ke sistem perbankan untuk mendukung penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi. Selain itu, dibentuk Debottlenecking Task Force untuk mengatasi hambatan investasi dan mempercepat keputusan bagi pelaku usaha.
Kebijakan kendaraan listrik berlanjut dengan insentif bagi investor yang membangun basis produksi di Indonesia. Purbaya yakin pertumbuhan ekonomi bisa mendekati 6% di paruh kedua 2026 dengan menjaga likuiditas, meningkatkan investasi, dan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya ke Pengusaha Otomotif: Tak Usah Khawatir saat Saya Jadi Menkeu
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.00
Purbaya Siap Tambah Likuiditas Perbankan, Ini Syaratnya
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 09.54
Harga Emas Antam Terbang Rp50 Ribu ke Level Rp2,676 Juta Hari Ini
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 07.25
HKI: Pengembangan kawasan industri di Madura buat pusat ekonomi baru
Berita terkait
Ekonom: Modal asing masuk RI perlu diimbangi penguatan insentif likuiditas BI
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.53
Global Masih Gonjang Ganjing, Purbaya Ungkap Kekuatan RI Tumbuh 6%
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.37
DPR Panggil BI, Purbaya, OJK hingga Danantara, Soroti Investasi Rp1.200 Triliun untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 14.39
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27