Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Siap Tambah Likuiditas Perbankan, Ini Syaratnya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah siap menambah likuiditas perbankan sebesar Rp400 triliun jika penjualan mobil dan sepeda motor belum pulih. Langkah ini sebagai respons atas melemahnya penjualan kendaraan pada April-Mei 2026, yang mendorong perpanjangan penempatan dana Rp200 triliun di perbankan hingga akhir tahun dan penambahan Rp200 triliun dari cadangan di Bank Indonesia. Likuiditas tambahan bertujuan menjaga kemampuan perbankan menyalurkan kredit agar konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Purbaya menegaskan kebijakan ini bertindak seperti instrumen moneter untuk mendukung sistem keuangan nasional.

Sebagai indikator ekonomi, pemerintah memantau penjualan kendaraan, konsumsi BBM, dan konsumsi listrik secara bulanan. Meski penjualan kendaraan melemah, konsumsi BBM untuk transportasi dan industri tetap tinggi, sementara konsumsi listrik rumah tangga dan industri relatif stabil dengan peningkatan di sektor bisnis. Purbaya optimis tambahan likuiditas akan mendorong pemulihan penjualan kendaraan dalam waktu dekat.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi, termasuk rencana gaji ke-13 untuk ASN dan insentif bagi 200.000 kendaraan listrik (100.000 mobil dan 100.000 motor) yang ditargetkan mulai Juni 2026. Insentif kendaraan listrik masih memerlukan persetujuan akhir dari Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pemerintah menyediakan kemudahan pembiayaan bagi sektor manufaktur dan ekspor melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait