Pusat Data AI Jatiluhur Disetop Sementara, Dedi Mulyadi: Tak Ada Peresmian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat data berbasis AI milik BDx di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, sementara disetop pembangunannya. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjelaskan proyek bernilai investasi Rp 3,5 triliun dengan kapasitet 120 MW (rencana hingga 640 MW) ini sempat menjadi sorotan terkait kebutuhan air hingga 384 liter per detik atau sekitar 33 juta liter per hari. Dedi menegaskan keberadaannya di lokasi proyek pada 28 Juli 2026 bukan untuk peresmian, melainkan untuk memastikan seluruh perizinan terpenuhi. Ia menemukan dua izin belum selesai: Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dedi meminta Pemkab Purwakarta untuk mempercepat proses perizinan agar investasi dapat berjalan lancar. Setelah proyek menjadi sorotan publik, Pemprov Jabar memutuskan menghentikan sementara pembangunan hingga kedua izin tersebut selesai.
Bagikan
Berita terkait
Dedi Mulyadi Bantah Sudah Meresmikan Data Center AI Jatiluhur
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.45
Dedi Mulyadi Bantah Resmikan Data Center AI Jatiluhur, Ungkap Alasan Datang Sendiri ke Lokasi
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 16.51
Duet Gibran-Dedi Mulyadi Bakal Kuasai Suara Pulau Jawa: Ini Kekuatan Dahsyat, Banyak Pihak Gelisah
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 04.20
Dedi Mulyadi Ingin Pengusaha Data Center Tak Sedot Air dari Jatiluhur: Beli Saja dari PDAM
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 03.40