Dedi Mulyadi Bantah Resmikan Data Center AI Jatiluhur, Ungkap Alasan Datang Sendiri ke Lokasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantah telah meresmikan pembangunan pusat data AI di Jatiluhur, Purwakarta. Ia mengklarifikasi bahwa kunjungannya pada 28 Juli 2026 bertujuan untuk mengecek kondisi lapangan dan memastikan kelengkapan administrasi investasi, bukan untuk agenda seremoni peresmian.
Proyek senilai Rp3,5 triliun ini saat ini dihentikan sementara oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta sejak 28 September 2026 karena belum memenuhi syarat AMDAL dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Selain masalah izin, proyek ini mendapat sorotan terkait kebutuhan air yang sangat besar, mencapai 33 ribu meter kubik per hari, yang dikhawatirkan mengganggu alokasi air sektor lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.43
Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Pusat Data AI Jatiluhur Disetop
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 18.26
Pemprov Jabar Minta Proyek Pusat Data AI Jatiluhur Disetop Sementara
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 21.42
Dedi Mulyadi Setop Pembangunan Pusat Data AI di Jatiluhur
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.45
Dedi Mulyadi Bantah Sudah Meresmikan Data Center AI Jatiluhur
Berita terkait
Sikapnya Disebut Berubah-ubah, Dedi Mulyadi: Konteksnya Beda...
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 02.00
Dedi Mulyadi Ingin Pengusaha Data Center Tak Sedot Air dari Jatiluhur: Beli Saja dari PDAM
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 03.40
Proyek Data Center Rp3,5 Triliun Disetop, Rosan Roeslani Turun Tangan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 16.47
Sidak Proyek Data Center BDx, Dedi Mulyadi Ketemu Konsultan Izin
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.03