Putin: Perdagangan Antarnegara BRICS Tembus US$1,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa nilai perdagangan antarnegara anggota BRICS mencapai US$1,2 triliun (Rp21,1 kuadriliun) pada KTT BRICS di New Delhi, India pada 13 September 2026. Ia menekankan bahwa mekanisme perdagangan barang, jasa, dan modal yang dibangun BRICS tidak bergantung pada kondisi pasar eksternal, sehingga dapat menjaga stabilitas ekonomi anggota dari tekanan global. Dalam KTT tersebut, juga dilakukan pertemuan bilateral antara Putin dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk membahas kerja sama ekonomi seperti penerbangan langsung, bebas visa, serta ekspor minyak sawit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 11.30
Prabowo Minta Institusi Keuangan Global Lebih Tanggap ke Negara Berkembang
kumparan · 13 September 2026 pukul 18.15
Prabowo: BRICS Kuasai Pangsa Besar Mineral Kritis dan Energi Dunia
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 18.00
Prabowo di BRICS: Negara Berkembang Jangan Cuma Jadi Penonton
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 17.30
Prabowo Sebut BRICS Punya Modal Besar untuk Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan
Berita terkait
BRICS Selangkah Lagi 'Buang Dolar', Buat Mata Uang Baru
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 06.20
Putin Sambut Tawaran Xi Jinping dan Modi Bantu Damai dengan Ukraina
kumparan · 13 September 2026 pukul 16.25
Prabowo Minta Suara Global South di BRICS Didengar: Kita Harus Lampaui 2030
Detik.com · 13 September 2026 pukul 16.20
Presiden Prabowo: BRICS Berperan Perkuat Suara Global South Bentuk Masa Depan Dunia
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 16.14