Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Putin Sebut Inggris "Main Api", Siaga NATO Jadi Sasaran Berikutnya

Rusia memperingatkan Inggris dan Prancis terkait dukungan militer yang diberikan kepada Ukraina, dengan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa kedua negara sedang 'bermain api'. Peringatan ini muncul setelah Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengumumkan kebijakan untuk memberikan akses teknologi rahasia kepada Kyiv guna produksi rudal Storm Shadow, sementara Prancis juga menyatakan kesediaannya memasok teknologi serupa. Moskow menegaskan bahwa dukungan ini dapat memicu serangan balasan terhadap sasaran militer, termasuk di luar wilayah Ukraina.

Ketegangan ini bertambah setelah laporan Wall Street Journal mengungkapkan kunjungan Direktur CIA AS John Ratcliffe ke Moskow untuk membahas kemungkinan ancaman Rusia terhadap anggota NATO. Intelijen AS menilai bahwa Moskow sedang mempertimbangkan serangan terbatas, termasuk serangan siber atau serbuan kecil, yang mungkin ditujukan kepada negara Baltik. Di tengah ketidakpastian ini, NATO mulai meningkatkan kesiapan militer, seperti pengiriman tank tempur Black Panther ke Polandia yang ditempatkan di dekat perbatasan Kaliningrad.

Kremlin juga menggunakan retorika yang semakin keras, termasuk mengangkat ancaman penggunaan senjata nuklir terhadap Jepang terkait sengketa Kepulauan Kuril. Moskow menggambarkan hubungan dengan AS berada dalam kondisi 'krisis' dan titik terendah dalam sejarah. Serangan Ukraina yang intensif terhadap fasilitas milik Rusia, termasuk kilang minyak, semakin memberikan tekanan ekonomi terhadap Moskow.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait