Rahasia RS Telogorejo Hemat Listrik Tanpa Bahayakan Pasien, Ini Peran Schneider Electric!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RS Telogorejo Semarang berhasil menurunkan pengeluaran listrik sebesar 5% pada 2025, sekaligus menghentikan kenaikan biaya listrik yang biasanya naik 9% per tahun. Pencapaian ini tidak dilakukan dengan mengganti peralatan medis, melainkan dengan mengoptimalkan pengelolaan energi gedung melalui sistem yang bisa memantau penggunaan listriknya secara real-time.
Rumah sakit bekerja sama dengan Schneider Electric untuk melakukan audit energi terlebih dahulu. Audit ini bertujuan untuk memetakan zona yang paling banyak mengonsumsi energi dan mengidentifikasi titik buta utilitas. Setelah itu, sensor dan meteran daya digital dipasang pada titik-titik strategis seperti kubikel PLN, UPS, dan sistem tata udara, yang kemudian dihubungkan ke jaringan otomasi terpusat.
Dengan pendekatan berbasis data dan otomasi ini, RS Telogorejo tidak hanya menghemat biaya listrik, tetapi juga memastikan pasokan energi tetap andal untuk kebutuan medis kritis seperti ruang operasi dan ventilator pasien. Hal ini membuktikan bahwa efisiensi energi di rumah sakit harus dikelola dengan hati-hati agar tidak mengorbankan keselamatan pasien.
Bagikan
Berita terkait
Jadi Bangunan Cerdas, RS dan Pabrik Ini Mampu Tekan Cost dan Downtime
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.57
Schneider Electric Bisa Bikin Ruang Kelas di Sekolah Berpikir Sendiri
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 17.40
Schneider Rilis Altivar HVAC ATH600, Bikin Gedung Lebih Hemat Energi
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.26
Schneider Electric Luncurkan Kampanye Bangunan Modern Berkelanjutan
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 15.32