Rais Aam PBNU Ingatkan Kekayaan Jangan Bikin Orang Kaya Zalim kepada yang Miskin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menyampaikan pesan penting terkait pengelolaan ekonomi saat penutupan Muktamar NU ke-35 di Jombang, Jawa Timur, pada Senin, 31 Agustus. Menurutnya, kekayaan yang ada di masyarakat harus dikelola secara adil agar tidak menciptakan ketidakadilan, khususnya eksploitasi kelompok kuat terhadap yang lemah. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada orang kaya yang menganiaya atau menzalimi orang miskin, dan sebaliknya. Dalam pandangannya, manusia sebagai khalifah di bumi memiliki tanggung jawab untuk mengatur kehidupan agar berjalan tertib dan kekayaan digunakan demi kesejahteraan bersama. Muktamar ini juga menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) sebagai Ketua Umum PBNU baru, sementara Miftachul Akhyar akan kembali menjabat sebagai Rais Aam PBNU periode 2026-2031.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.31
Gus Yusuf: Muktamar Telah Selesai, Saatnya Kembali Guyub Membesarkan NU
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.09
Presiden Prabowo Terima KartaNu Saat Tutup Muktamar ke-35 NU
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.37
Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU, Apresiasi Pelaksanaan yang Guyub dan Rukun
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 12.15
Gus Kikin di Depan Prabowo: Saya Banyak Unsur Angka 8
Berita terkait
Selawat Asyghil di Tengah Dinamika Pleno I Muktamar Ke-35 NU
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 10.34
3 Dalang di Muktamar NU: Gus Ipul, Nusron, dan Muhaimin
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 08.59
Gus Yahya Registrasi Muktamar ke-35 NU: Jangan Ada Tindakan Merusak
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 16.28
Prabowo Dapat Kartu Anggota NU Seumur Hidup, Langsung Datang ke Muktamar di Jombang
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 13.25