Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Raja Felipe VI akan kunjungi Ceuta di tengah krisis migrasi

Raja Spanyol Felipe VI akan melakukan kunjungan resmi ke Ceuta sebagai respons atas krisis migrasi yang terjadi pada akhir Juli 2026. Kota tersebut, yang merupakan enklave Spanyol di Afrika Utara, mengalami arus masuk imigran sebanyak sekitar 72.000 orang dari Maroko. Dari jumlah tersebut, sekitar 70.000 di antaranya kemudian kembali ke Maroko. Kunjungan ini disampaikan oleh Wali Kota Ceuta Juan Jesus Vivas setelah pertemuan dengan Raja Felipe VI di Istana Marivent, Mallorca, pada Kamis (6/8). Raja Felipe VI juga menyampaikan dukungan, simpati, dan solidaritas kepada warga Ceuta akibat peristiwa tersebut.

Krisis ini menimbulkan berbagai dampak, termasuk laporan tewnyanya setidaknya 100 imigran. Komisi Eropa telah menyatakan bahwa penyelundup bertanggung jawab atas tragedi ini. Sementara itu, Komisi Eropa juga melaporkan bahwa migrasi ilegal turun 55 persen dalam dua tahun terakhir, menunjukkan kompleksitas isu migrasi di wilayah tersebut.

Kunjungan Raja Felipe VI ke Ceuta diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan bantuan yang dibutuhkan oleh warga kota yang terdampak krisis ini. Namun, belum diketahui kapan tepatnya kunjungan akan dilaksanakan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait