Rakor dengan Kanwil, Dirjen Pesantren Minta Jajaran Tuntaskan Tugas dalam 100 Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, meminta seluruh jajaran di pusat dan daerah untuk menyelesaikan tugas-tugasnya selama 100 hari ke depan. Arahan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Ditjen Pesantren dengan Kantor Wilayah Kemenag di Grand Hotel Miami, Jakarta. Basnang menekankan bahwa harapan publik terhadap kinerja Ditjen Pesantren sangat besar, sehingga diperlukan capaian nyata yang sesuai dengan ekspektasi.
Dalam kesempatan yang sama, Basnang menyatakan bahwa anggaran Ditjen Pesantren saat ini masih berada di bawah naungan Ditjen Pendidikan Islam. Ia meminta Sekretaris Ditjen Pesantren untuk berupaya mendapatkan anggaran tersendiri agar kebijakan dan program dapat dijalankan secara lebih mandiri. Selain itu, setiap unit eselon II juga diminta untuk merancang program-program strategis sesuai dengan bidang tanggung jawabnya.
Salah satu fokus utama adalah mendukung program prioritas Kabinet Merah Putih dengan mengembangkan pesantren yang memiliki lebih dari 1.000 santri menjadi satuan pendidikan pesantren unggulan. Program beasiswa yang sudah ada, seperti Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), juga perlu diteruskan dan dikembangkan lebih lanjut.
Bagikan
Berita terkait
Bechi Bebas Bersyarat, Wamenag Bergerak: Bakal Minta Penjelasan Kementerian Pemasyarakatan
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.34
Hari Santri 2026, Kemenag Buka Sayembara Surat untuk Presiden
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 23.46
Kemenag Soroti Masalah Sanitasi Pesantren, Jadi Fokus Perbaikan di 2027
kumparan · 22 September 2026 pukul 22.18
Kemenag Buka Peluang Produk Pesantren Dipasarkan di Kopdes Merah Putih
kumparan · 22 September 2026 pukul 20.31