Ramai-Ramai Fan Sepak Bola Desak Presiden FIFA Gianni Infantino Mundur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok suporter sepak bola dari enam konfederasi FIFA meluncurkan petisi melalui Change.org yang mendesak Presiden FIFA Gianni Infantino mengundurkan diri. Desakan ini muncul setelah Infantino membatalkan rencana investasi swasta untuk mengelola turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia, yang ditudingkan sebagai 'penipuan' oleh tiga konfederasi kontinental. UEFA juga diperkirakan akan memboikot acara-acara FIFA akibat kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan Infantino. Suporter menuduh rencana investasi disusun secara diam-diam dan tidak melibatkan anggota FIFA atau penggemar. Petisi tersebut mendukung tuntutan reformasi tata kelola FIFA, termasuk keterlibatan formal suporter dalam pengambilan keputusan. Direktur Eksekutif Football Supporters Europe (FSE) Ronan Evain menyatakan bahwa pengunduran diri Infantino adalah langkah pertama yang perlu, namun harus diikuti dengan reformasi sistem tata kelola yang mencegah konsentrasi kekuasaan berlebihan. Evain juga menyarankan sistem kepresidenan bergilir sebagai model baru yang dapat mencegah penyalahgunaan kekuasaan di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 09.38
Israel Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.16
Wakil Presiden FIFA Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.42
Pemecatan Kevin Lamour oleh FIFA Picu Kritik Keras dari UEFA
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.02
Suporter Buat Petisi Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA
Berita terkait
Kursi Presiden FIFA Goyang, Donald Trump Turun Tangan Bela Gianni Infantino
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.36
Trump Wanti-wanti FIFA Tidak Ganti Infantino!
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.52
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 16.06
Luis Figo desak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur
ANTARA News · 6 Agustus 2026 pukul 04.30