Ramai Soal Pembatasan Pertalite dan DTSEN, Putri Zulkifli Hasan Ucap Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Putri Zulkifli Hasan, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PAN, menyuarakan keprihatinannya terkait rencana pembatasan pembelian Pertalite untuk kelompok desil 9 dan 10. Menyusul reaksi masyarakat terhadap status desilnya di DTSEN, ia menegaskan bahwa masalah ketidaksesuaian data harus ditangani segera. Banyak warga yang sebenarnya berpendapatan sesuai UMR, masih mengontrak, dan menggunakan listrik 900 VA, namun tercatat sebagai desil 9 atau 10. Akibatnya, warga tidak mampu berpotensi kehilangan akses bantuan sosial yang seharusya mereka terima.
Putri menyoroti bahwa indikator penilaian kesejahteraan saat ini, seperti kondisi fisik rumah, tidak selalu akurat mencerminkan kemampuan ekonomi seseorang. Rumah yang tampak bagus dengan keramik, misalnya, bisa jadi warisan atau masih dalam proses kredit. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya survei langsung ke lapangan, bukan hanya mengandalkan data administratif.
Lebih lanjut, Putri mengungkapkan bahwa ada data warga yang sudah lama tidak diperbarui, sehingga tiba-tiba status desilnya berubah dan bantuan sosial dicabut. Ia meminta adanya kanal yang jelas bagi warga untuk melaporkan kesalahan data agar perbaikan dapat dilakukan cepat. Dengan demikian, kebijakan subsidi yang tepat sasaran dapat berjalan sesuai harapan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 19.52
Desil 9 dan 10 Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Presiden
Berita terkait
ESDM Masih Kaji Kendaraan yang Tak Boleh Tenggak BBM Pertalite
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.05
Bahlil Masih Godok Larangan Orang Kaya Beli Pertalite: Jangan Ambil Hak Rakyat
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.41
Bahlil: Pembatasan Beli Pertalite untuk Desil 9 dan 10 Masih Dikaji
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.34
Bahlil: Pembatasan Pertalite untuk Masyarakat Mampu masih Dikaji
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.44