RAPBN 2027 Tembus Rp 4.097 T, Misbakhun Sebut Efisiensi & Hilirisasi Jadi Kunci
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RAPBN 2027 menargetkan belanja negara mencapai Rp 4.097,2 triliun. Mukhamad Misbakhun, Ketua Umum Depinas SOKSI dan Anggota Komisi XI DPR RI, menekankan pentingnya efisiensi dan hilirisasi sektor pertambangan sebagai kunci pengelolaan anggaran yang berkelanjutan. Pemerintah berhasil menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada akhir 2025, yang berdoposansi pada lonjakan laba bersih PT Timah sebesar 804,7 persen hingga mencapai Rp 2,71 triliun pada Semester I-2026. Misbakhun menyatakan bahwa penegakan hukum yang konsisten memberikan dampak langsung pada peningkatan penerimaan negara dan kesehatan industri pertambangan nasional. Namun, ia juga menyoroti perlunya penataan sektor pertambangan yang diimbangi dengan solusi ekonomi bagi masyarakat yang bergantung pada industri ini, termasuk penyediaan kepastian hukum dan alternatif lapangan kerja. SOKSI mendukung akselerasi hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri melalui pembangunan pabrik, pengembangan teknologi, dan penciptaan lapangan kerja. Selain itu, kemandirian energi diperkuat melalui pengembangan biodiesel dan pengurangan impor BBM guna mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global yang tidak pasti. Dengan demikian, kebijakan fiskal dan regulasi sektor pertambangan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah kemandirian nasional.
Bagikan
Berita terkait
RAPBN 2027: Jaga ketahanan pangan, nyalakan kemandirian energi
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.38
8 Poin Penting Pidato Prabowo: 121 Kebijakan, Swasembada Pangan, hingga Ekonomi 6 Persen
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.58
Prabowo Senang Tak Ada Lagi Anggaran Ulang Tahun Kementerian
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Mau Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah, Bidik Efisiensi Rp360 Triliun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.56