Ratusan Pelajar Semarang Dibekali Literasi AI dan Jadi Duta Antibullying
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan pelajar di Kota Semarang, Jawa Tengah, mengikuti program EDUMIND Wellbeing & AI Camp bertajuk 'Membangun Ekosistem Sekolah yang Aman dan Sehat Melalui Inovasi AI: Aman Bercerita, Sehat Mentalnya'. Kegiatan ini bertujuan memberi pemahaman kepada para pelajar tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) secara bijak, termasuk risiko seperti penyebaran informasi tidak akurat, pelanggaran privasi, dan ketergantungan pada teknologi. Program ini juga menekankan pentingnya kesejahteraan siswa yang tidak terpisahkan dari kualitas lingkungan sekolah. Menurut Ketua Yayasan Maleo Talenta Cendekia Mutiara Hikma M, sekolah harus menjadi ruang yang aman, dihargai, dan mendukung bagi siswa, bukan hanya untuk meraih prestasi akademik. Selain literasi digital, peserta juga dilatih mengenai kesehatan mental remaja, pencegahan bullying, dan peran sebagai duta antibullying. Tujuannya adalah membentuk ekosistem sekolah yang holistik, di mana anak-anak dapat tumbuh dengan karakter yang kuat dan keterampilan sosial yang sehat.
Bagikan
Berita terkait
Terungkap Jejak Peredaran Narkoba di Semarang, 2 Pria Ditangkap
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 16.15
Menjelang Pembukaan MTQ Nasional, Lapak PKL di Simpang Lima Semarang Direlokasi
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.48
Studi di 22 Negara Ungkap Persahabatan Erat Berdampak Positif Bagi Kesehatan
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 12.02
Tren Fitness Baru: Mengolah Duka dan Amarah Lewat Olahraga Berbasis Emosi
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 09.00