Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Studi di 22 Negara Ungkap Persahabatan Erat Berdampak Positif Bagi Kesehatan

Studi global yang melibatkan responden dari 22 negara mengungkapkan bahwa memiliki persahabatan erat dan dukungan sosial yang kuat memberikan dampak positif signifikan terhadap kesehatan fisik dan mental. Riset multidisiplin ini mengamati hubungan antara interaksi sosial dengan indikator kesehatan pada ribuan individu dengan latar belakang budaya dan kondisi sosio-ekonomi yang beragam. Temuan menunjukkan konsistensi di berbagai wilayah bahwa orang dengan lingkaran persahabatan erat cenderung memiliki kualitas kesehatan yang lebih baik.

Para peneliti menemukan bahwa kehadiran sahabat dan jaringan sosial suportif berkaitan dengan penurunan stres kronis. Hubungan sosial positif membantu menekan kadar hormon stres, yang berdampak baik pada stabilitas tekanan darah dan menurunkan risiko gangguan kardiovaskular. Selain manfaat fisik, persahabatan juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental. Punya tempat untuk berbagi cerita dan merasa didukung secara signifikan menurunkan risiko depresi, kecemasan, dan rasa kesepian.

Studi ini menekankan bahwa dampak positif persahabatan tidak bergantung pada kuantitas teman, melainkan pada kualitas hubungan yang didasari rasa saling percaya, empati, dan dukungan emosional. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa interaksi sosial merupakan kebutuhan mendasar manusia yang perlu diprioritaskan sejajar dengan pola makan sehat dan olahraga teratur. Investasi dalam membangun dan menjaga persahabatan dianggap langkah krusial untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara global.

Berita terkait